Info Pendidikan Sains Untuk Anak

By: Mahfuzh tnt
FB Like Box widget

Diet Sehat dan Efektif Ala Negeri Sakura

Google Ads
Google Ads
Diet ala Jepang mulai tren terutama sejak WHO menetapkan Jepang sebagai negara penderita obesitas yang rendah, yaitu 3%. Kebiasaan makan turun temurun orang Jepang patut ditiru. Bukan hanya untuk kesehatan saja tetapi juga untuk menjaga berat badan agar mendapatkan tubuh yang cantik. Ini juga tidak terlepas dari image Jepang sebagai negara tekonologi. Trend fashion di Jepang juga menuntut kaula mudanya untuk menurunkan berat badan. Apa Anda Ingin langsing juga seperti penduduk Jepang? Begini caranya.

Bagaimana Diet Ala Negeri Sakura Jepang? 

diet ala jepang
Diet ala Jepang
Diet ala jepang disini, bukan berarti mengikuti cara makan mereka yang menggunakan sumpit sehingga Anda akan kesulitan mengambil nasi lebih banyak. Walaupun cara itu masuk akal, tetapi kita akan berbicara lebih kepada asupan nutrisi yang masuk, bukan cara makannya. Selain program diet rumput laut, berikut ini beberapa pola makan orang jepang yang patut kita tiru.

Diet Pisang 

Diet ala Jepang ini sudah banyak merambah beberapa negara termasuk Korea Selatand an Indonesia. Diet ini dapat dilakukan dengan memakan sebiji pisang dan dua gelas air putih. Yang menyenangkan dari diet ala jepang ini adalah, Anda masih bisa makan apa saja pada jadwal makan lainnya. Anda juga boleh sesekali mengudap asalkan tidak pada malam hari.

Namun, Anda harus membatasi makanan manis dan berlemak. Makan malam dijadwalkan sebelum pukul delapan. Anda juga harus istirahat yang cukup untuk melancarkan metabolisme dan menekan stres yang berpengaruh pada berat badan Anda.

Diet Mayo Ala Jepang

makanan jepang
makanan jepang
Anda dapat menurunkan berat badan hingga 8 kilogram dengan melakukan diet mayo ala jepang ini selama dua minggu. Diet Mayo akan mencegah Anda makan makanan bergaram dan Nasi atau makanan berkarbohidrat tinggi.  Kabar baiknya, Anda boleh mengonsumsi makanan laut, daging, dan makanan berprotein lainnya, bahkan diharuskan. Dan seperti diet lainnya, Anda harus mengonsumsi buah dan sayur.

Sayangnya, Walaupun belum termasuk dalam diet ekstrim, tetapi Program diet ini dianggap berbahaya karena menghindari garam secara total yang biasanya hanya boleh dilakukan oleh penderita hipertensi atau diebates. Beberapa peneliti juga menyebutkan, menghentikan asupan garam ke dalam tubuh sama saja dengan menghentikan proses metabolisme dan pencernaan.

Piring dan Mangkuk Mini

Lambung orang Jepang secara turun temurun sudah beradaptasi menjadi kecil. Ini karena sejak dini, orang Jepang terbiasa makan dengan porsi sepertiga hingga setengah porsi orang Amerika. Caranya, budaya makan mereka menyajikan makanan dengan piring dan mangkuk berukuran kecil. Ukuran ini dapat memengaruhi secara psikologis. Piring atau mangkuk yang lebih besar dengan porsi yang sama dengan wadah ukuran mini akan mensugesti Anda untuk merasa kekurangan.

Kacamata Diet

Jika di Meksiko para peneliti telah menemukan program diet cacing yang ekstrim, maka berbeda hal-nya dengan di Jepang. Kemajuan teknologi negara Jepang merambah gaya hidup sehat, yaitu diet. Para ilmuwan dari Universitas Tokyo menciptakan kacamata yang dapat menurunkan berat badan. Makanan yang sedang dilihat pemakai kacamata ini akan menjadi setengah kali lebih besar. Porsi yang tampak berlebihan ini dapat menekan hasrat untuk melahapnya sampai tuntas. Data menunjukkan kacamata ini mampu mengurangi porsi makan hingga 10 persen. Dengan kacamata ini, Anda akan mudah menjadi kenyang.

Jika program diet Jepang ini terlalu sulit untuk Anda lakukan, maka pertimbangkan pula program diet yang lebih nasionalis, seperti Diet Rempah-Rempah dan Bumbu Dapur Ala Indonesia.
Google Ads
Facebook Twitter Google+

Penulis:

1 komentar:

 
Back To Top